Jumat, 17 April 2015

Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih Rindam IX/Udayana











Jumat (17/4) 2015, bertempat di Lapangan Wira Yudha Bhakti Rindam IX/Udayana dilaksanakan Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih. Sebagai Inspektur Upacara adalah Danrindam IX/Udayana Kolonel Inf Tandyo Budi R.
Dalam amanat Panglima TNI yang dibacakan oleh Danrindam IX/Udayana, atas nama Komando, diucapkan terima kasih dan penghargaan atas kinerja tak pernah surut selama memasuki tahun 2015. Yang menurut lembaga survei Indonesia, TNI sebagai lembaga negara nomor 1 yang dipercaya publik, dengan kinerja dan performa terbaik. Kita boleh berbangga dengan predikat tersebut, namun di balik itu trdapat tantangan yang cukup berat untuk mempertahankan dan meningkatkan, yang hal ini kembali berpulang kepada segenap prajurit dan PNS TNI. Untuk itu ditekankan kepada segenap prajurit dan PNS TNI dimana saja berada dan bertugas, untuk terus berkarya dan bekerja dengan baik dan benar.

Kita bekerja dan berkarya bukan semata mencari kesuksesan tetapi lebih dari itu bahwa kita bekerja dan berkarya untuk menambah nilai sikap dan perilaku prestasif yang berdimensi ibadah. Nilai inilah yang mengharuskan kita untuk berkarya, sehingga apapun peran yang diberikan kepada kita harus kita lakukan dengan sebaik-baiknya, dengan semangat, sepenuh hati, dan dengan segenap kemampuan jiwa serta raga kita. Semua ini adalah komitmen kita sebagai prajurit, yang telah diikrarkan bersama dari dahulu hingga sekarang. Nilai sikap dan perilaku prestatif tersebut harus terus dipelihara dan dijaga, karena tantangan di luar lingkungan kita syarat dengan gangguan dan godaan, terlebih dihadapkan kepada serbuan globalisasi budaya, yang cenderung melunturkan jati diri prajurit dan nilai-nilai kebangsaan.
Dalam kaitan tersebut, diperintahkan kepada unsur pimpinan satuan untuk melindungi para prajurit dan PNS-nya, serta kepada segenap prajurit dan PNS TNI, untuk melindungi diri dan keluarga dari ancaman narkoba. Dalam kaitan narkoba, Pemerintah telah mengeluarkan pernyataan perang dengan kebijakan yang tegas dan keras, karena narkoba telah merusak generasi muda bangsa, dengan kerusakan 40-50 orang meninggal 4,5 juta orang butuh rehabilitasi dan 1,2 juta orang sudah tidak bisa direhabilitasi.
Sungguh saat naif, hina dan tercela apabila prajurit dan PNS TNI dan/atau keluarganya terlibat dalam persoalan narkoba. Pada aspek lain, ditekankan kepada segenap prajurit dan PNS TNI untuk senantiasa waspada terhadap aliran-aliran yang mengarah kepada rekrutmen ISIS, karena Bangsa Indonesia termasuk TNI telah menyatakan ISIS tidak boleh hidup di Indonesia.
Dalam konteks pembangunan TNI, kita patut bersyukur dan mengucapkan terima kasih atas perhatian Pemerintah dalam meningkatkan kapasitas dan kapabilitas TNI, baik personel maupun materiil dan alutsista, termasuk kesejahteraan prajurit, dengan rencana kenaikan tunjangan kinerja dalam waktu yang tidak terlalu lama. Dalam kaitan ini, sekali lagi ditekankan bahwa besarnya atensi Pemerintah juga adalah tantangan yang harus dijawab dengan menunjukkan kinerja para prajurit dan PNS TNI yang harus terus meningkat baik dalam konteks tugas pokok maupun dalam konteks tugas bantuan guna percepatan pembangunan nasional di daerah.
Untuk itu, diperintahkan kepada unsur pimpinan di jajaran TNI dan segenap prajurit TNI, untuk menjaga dan memelihara kebersamaan TNI-POLRI sebagai mitra utama dalam menangani masalah keamanan, penanganan konflik sosial, penanggulangan terorisme dan penanggulangan premanisme yang mengganggu dan meresahkan masyarakat. Pada sisi lain, bangunan sinergitas dengan Pemerintah daerah dan komponen terkait lainnya di daerah guna membantu percepatan pembangunan dan membantu masalah kemiskinan sesuai kemampuan dan batas kemampuan yang dimiliki.
Dengan kebersamaan TNI, POLRI dan Pemerintah Daerah serta komponen terkait lainnya, kita bisa mengatasi segala persoalan yang timbul. Laksanakan latihan dengan baik, secara intensif, bertahap dan berlanjut guna memelihara keterampilan keprajuritan karena latihan yang intensif akan menjaga dari kesalahan prosedur dan mencegah kerugian personel. Guna meraih nilai dari sukses yang dikerjakan, kepada seluruh prajurit TNI termasuk yang bertugas di perbatasan, daerah terpencil dan pulau-pulau terluar, serta prajurit TNI yang bertugas pada misi PBB, untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena dengan kedekatan tersebut akan membawa ketenangan dan keberhasilan dalam setiap latihan dan pelaksanaan tugas.
 

Rindam IX/Udayana Copyright © 2009 Blog is Designed by Opr Rindam IX/Udy at Tabanan